Selamat Datang di
Sakinah Aqiqah Surabaya
Paket Jasa Aqiqah Terlengkap di Surabaya dan Sekitarnya
Pesan Sekarang
Aqiqah Sakinah, Penyedia Paket Aqiqah Terbaik, Pilihan Keluarga Sakinah di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Bangkalan, Mojokerto dan Sekitarnya
Kami menyediakan dan melayani jasa aqiqah murah di Surabaya dengan paket pilihan aqiqah sesuai kebutuhan Anda. Kami akan berikan paket terbaik dengan harga terjangkau untuk kebutuhan ibadah aqiqah anak Anda. Sakinah aqiqah siap melayani pemesanan aqiqah untuk acara aqiqah buah hati Anda, sehingga ibadah menjadi lebih mudah dan praktis.
Keunggulan Sakinah Aqiqah Surabaya
Kambing berkualitas
Pilihan kambing aqiqah terbaik yang sehat dan sesuai syariat, baik jantan maupun betina
Rasa Enak
Aneka masakan daging kambing dengan rasa yang enak tanpa bau kambing yang menyengat.
Harga Terjangkau
Aneka menu aqiqah dengan harga hemat dan terjangkau, sesuai kemampuan Anda.
Layanan Terbaik
Layanan yang terbaik dan memuaskan untuk membantu Anda menjalankan ibadah aqiqah keluarga Anda
Harga Layanan Paket Aqiqah Surabaya
Karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk aqiqah putra putri Anda









Harga Nasi Kotak Sakinah Aqiqah Surabaya
Karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk aqiqah putra putri Anda
"
Beberapa menu catering aqiqah surabaya
Kami memberikan layanan terbaik untuk Anda, agar proses aqiqah putra putri Anda berjalan dengan baik
Sate Kambing
Sajian sate dengan rasa yang enak dan tekstur daging yang lembut
Gulai Kambing
Gulai dengan bumbu spesial dengan rasa dan aroma yang nikmat
Rendang Kambing
Olahan daging kambing dengan pilihan rasa istimewa,tanpa bau prengus
Inilah kami dan Paket Aqiqah Surabaya yang kami berikan
Sertifikat Aqiqah
Sertifikat Aqiqah sebagai bukti bahwa buah hati Anda telah diaqiqahkan
Delivery Service
Kami memberikan layanan delivery service untuk mengantarkan paket Aqiqah Anda
Workshop Aqiqah
Workshop tempat kami mengolah dan memasak daging kambing aqiqah Anda
Datang dan Kunjungi Kami
Alamat Kami
Jl. Jambangan Kebon Agung 1c kavling 21 Surabaya, Jawa Timur
Peta Kami
Lokasi kami berdasarkan aplikasi Google Maps
Kontak Kami
085648811035 / 087853330305
Meminta Maaf.. By Sakinah Aqiqah
Keutamaan Meminta Maaf, by Sakinah Aqiqah
Sakinah Aqiqah. Alhamduillah, Segala puji milik Alloh, penggenggam setiap jiwa di seluruh antero jagad raya, yang memberikan segala bentuk nikmat kepada seluruh makhluk Nya. Sholawat dan Salam senantyasa kita haturkan kepada Junjungan Nabi Muhammad SAW.
Pada kesempatan ini, kita akan membicarakan tentang keutamaan meminta maaf. Kebanyakan orang akan berfikir, bahwa yang memberi maaf adalah yang paling utama, dan mengesampingkan keutamaan orang yang meminta maaf.
Dalam pandangan kami, ada beberapa keutaman dari orang yang mau meminta maaf. Berikut beberapa diantaranya yang dapat kami rangkum dalam tulisan sederhana ini :
- Terbebas dari sifat sombong, by Sakinah aqiqah.
Maka, Meminta maaf adalah tindakan refleksi diri yang efektif untuk menghancurkan kesombongan, karena mengakui kesalahan menuntut kerendahan hati. Sikap sombong sering kali ditandai dengan keengganan meminta maaf, enggan menerima kebenaran, dan merasa lebih baik dari orang lain.
- Menjadi pelopor Terjalinnya Silaturahmi, by Sakinah Aqiqah.
Masih ingatkah kita tentang perselisihan antara Hasab dan Husain?
Berikut penggalan kisah nya :
Suatu ketika, terjadi kesalahpahaman kecil antara Hasan dan Husain yang menyebabkan mereka sempat tidak bertegur sapa. Dalam tradisi Islam, orang yang lebih muda sebaiknya mendatangi yang lebih tua untuk meminta maaf. Namun, karena mengetahui kemuliaan saudaranya, Husain (sang adik) justru menunggu Hasan (sang kakak) untuk datang kepadanya.
Ketika ditanya mengapa ia tidak mendatangi Hasan terlebih dahulu, Husain menjawab:
"Aku teringat sabda kakekku (Rasulullah SAW) bahwa orang yang lebih dahulu menyambung silaturahmi akan lebih dahulu masuk surga. Aku ingin kakakku, Hasan, mendapatkan kemuliaan itu."
Mendengar hal ini, Hasan segera datang menemui Husain dan mereka pun saling memaafkan dengan penuh kasih sayang. Kisah ini menjadi teladan tentang bagaimana mengutamakan kemuliaan saudara di atas ego pribadi.
- Meminta maaf hukum nya WAJIB, by Sakinah Aqiqah.
Artinya:
"Barang siapa yang pernah menzalimi saudaranya dalam hal kehormatan atau sesuatu yang lain, hendaklah ia meminta maaf darinya sebelum datang hari di mana tidak ada dinar dan dirham." - (HR. Bukhari)
Hadis ini mengingatkan bahwa meminta maaf adalah kewajiban bagi orang yang telah berbuat zalim. Di hari kiamat, amal kebaikan akan diambil sebagai tebusan jika seseorang belum menyelesaikan urusannya di dunia.
Dengan meminta maaf di dunia, kita dapat meringankan hisab di akhirat dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
- Diangkat derajat orang yang meminta maaf, by Sakinah Aqiqah
Dalam sebuah hadis di katakan :ما نقصت صدقة من مال، وما زاد الله عبدا بعفو، الا عزا، وما تواضع احد لله الا رفعه الله
Artinya:
"Sedekah itu tidak mengurangi harta dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat)." - (HR. Muslim)
Hadis ini menjelaskan bahwa ketika meminta maaf dan memberi maaf justru akan menambah kemuliaan seseorang, bukan menguranginya. Seperti halnya sedekah yang tidak mengurangi harta, memberi maaf justru memperkaya jiwa dan mendatangkan kemuliaan dari Allah SWT.
Ketika kita mampu mengesampingkan ego untuk memaafkan, Allah akan mengangkat derajat kita baik di dunia maupun di akhirat.
Wallohua'lam..
Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI
WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035
MEMBERI MAAF, BY Sakinah Aqiqah
Keutamaan Memberi Maaf, by Sakinah Aqiqah
Sakinah Aqiqah. Alhamdulillah, syukur kepada Alloh, Rabb Seluruh Alam dan Satu satunya Illah yang berhak di sembah dan di Ibadah i, yang telah memberikan Nikmat kepada kita semua, yang mana seandainya kita menghitung nikmat nikmat Alloh tersebut, kita tidak mampu menghitung hitung nya.
Sholawat dan Salam senantyasa tercurahlimpahkan kepada Junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta seluruh keluarga Beliau, Sahabat Beliau, dan juga ummat Beliau yang selalu mengamalkan dan mendakwahkan Sunnah Sunnah Beliau Muhammad SAW.
Kita buka materi kita tentang seorang yang di janjikan Ahli Syurga oleh Nabiyullloh Muhammad saw.
Kisah, by Sakinah Aqiqah
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW berkumpul dengan para sahabatnya di Masjid. Saat itu Rasulullah mengatakan bahwa akan ada ahli surga yang datang. Dan datanglah seorang Arab Badui yang masuk ke dalam masjid. Dan kejadian seperti itu berulang beberapa kali.Sahabat-sahabat Nabi yang hadir merasa bingung mengapa orang Badui tersebut dikatakan sebagai ahli surga. Karena penasaran, salah satu sahabat Rasulullah yaitu Abdullah bin Amru bin Ash berinisiatif mencari tahu amalan yang dilakukan oleh orang Badui tersebut.
Setelah mengetahui rumahnya, Amr bin ash meminta izin untuk menginap selama beberapa hari di rumah orang Badui tersebut. Setelah menginap selama tiga hari, dia tidak menemukan amalan istimewa yang sekiranya membuat orang Badui tersebut tergolong ahli surga. Karena masih penasaran, Dia pun bertanya kepada orang Badui tesebut mengapa ia disebut ahli surga oleh Rasulullah.
Sempat bingung dengan pertanyaanya, akhirnya orang Badui itu menjawabnya dengan mengingat apa yang ia lakukan. Ia berkata:
“Sebenarnya setiap malam sebelum aku tidur, aku selalu mendoakan orang-orang dan memaafkan semua kesalahan (mereka) dan mengikhlaskan semua, lalu aku berdoa untuk mereka dan juga aku tidak iri dan dengki terhadap mereka.”
Mendengar jawaban orang Badui tersebut, Abdullah pun yakin dengan ucapan Rasulullah dan berkata: “Ya Paman, sekarang aku percaya bahwa kau calon penghuni surga. Dengan amalan itu kau akan dimasukkan ke dalam surga.”
Hikmah kisah, by Sakinah Aqiqah
Sahabat, bukankah kita semua ingin masuk syurga?Maka, bersegeralah memaafkan. Minta lah kepada Alloh, supaya Dia Ringankan hati kita untuk memberi maaf. Bulatkan tekat kita untuk memaafkan.
Adab Bercerai by Sakinah Aqiqah
Mengingat Kebaikan Mantan, by Sakinah Aqiqah
Alhamdulillah, Alllohumma Sholli 'Ala Muhammad.
Sakinah Aqiqah. Sebelum kita membahas materi kita pada kesempatan kali ini, kami berdoa kepada Alloh SWT, supaya kita tidak mengalami perceraian (perpisahan dengan pasangan), bahkan Semoga Alloh melanggengkan pernikahan kita hingga Maut menjemput dan Alloh pertemukan kembali di Syurga nya Alloh dengan pasangan kita.
Cerai, berpisahnya sepasanga suami istri karena suatu hal. Suatu momok dalam sebuah rumah tangga. Karena akan berdampak kepada para Besan, kepada harta, kepada Anak anak keturunannya, dan lain lain. Sebuah kejadian yang Halal dilakukan oleh pasangan suami istri, akan tetapi menjadi suatu yang di benci oleh Alloh swt, berdasar sebuah hadist :
- "Perkara halal yang paling Allah benci adalah perceraian." (HR. Abu Dawud no. 1863, Ibnu Majah, dan dinilai sahih oleh banyak ulama dalam konteks makna).
- "Tidaklah Allah menghalalkan sesuatu yang lebih Dia benci daripada perceraian." (HR. Abu Dawud no. 1862)
- QS. Az-Zalzalah: 7-8 (Utama)فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ ۞ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
- QS. Ar-Rahman: 60هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ"Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
- Rasulullah ﷺ bersabda, "Jangan sekali-kali kamu menganggap remeh suatu kebajikan meskipun hanya berupa keceriaan wajah ketika bertemu dengan kawanmu" (HR. Muslim).
- Kisah Rosul bertemu Saudari sesusuannya "Syaima" : Rosul sangat menghirmati saudari sesusuan nya, dan menyambut beliau dengan sambutan yang hangat, bahkan Nabi memberi hadiah unta dan kambing kepada Syaima.
- Dengan kebaikan orang lain saja kita wajib membalas nya dengan kebaikan pula, apalagi dengan mantan pasangan. Bukankah kita menikahinya dulu sangat senang dan bahagia, bukankah dia yang mencarikan nafkah, bukankan dia yang melahirkan anak anak kita, bukankan dia yang menyiapakan makanan, bukankah dia yang menjaga harga diri dan kehormatan kita dll, dll dll.. Sederet kebaikan yang pernah dilakukan pasangan, jangan hilang hanya dengan 1 masalah yang menyebabkan perceraian.!!
- Bukankah Alloh, membalas kebaikan walaupun sedikit..? maka bukankan pasangan kita memberikan banyak kebaikan untuk kita
- Larangan mengumbar kejelekan dan aib mantan pasangan.
- Dengan mengingat kebaikan mantan, maka jagalah peninggalannya, anak anak nya, bukankah anak anak nya adalah anak anak kalian..!
Sedekah Tanpa Mengeluarkan HARTA..
Sedekah Termurah Sedunia, by Sakinah Aqiqah
Alhamdulillah, wa sholatu wassalamu Ala Nabi Muhammad SAW..
Saudaraku se Iman Islam, Rosul pernah bersabda dalam sebuah hadist :
Yang artinya : "senyum mu itu, di hadapan teman mu, itu shodaqoh" (HR Tirmidzi)
dari hadis ini jelaslah, bahwa :
2. Islam adalah agama yang mengajarkan kabaikan, bukan culas, bukan "ngamukan", mudah marah, ceria, bukan yang cemberut, menahan dendam dll
Apakah sebenarnya senyum itu ?, by Sakinah Aqiqah
Menurut KBBI, senyum didefinisikan sebagai gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara, ditandai dengan mengembangkan bibir sedikit untuk menunjukkan rasa senang, gembira, atau suka. Ini adalah ekspresi wajah yang umum digunakan untuk menunjukkan keramahan atau kebahagiaan.Secara umum, senyum adalah menunjukkan wajah yang ceria, dengan menampakkan bibir yang melebar ke samping.
Senyum Rosul SAW. by Sakinah Aqiqah
Latihan tersenyum. By Sakinah Aqiqah
Para pembaca yang budiman, bagaimana kita bisa melakukan kebiasaan tersenyum?- Mulailah dari hati yang ridho, hati yang bersih dari prasangka, hati yang selalu menggantungkan semua permasalahan hidup kepada Alloh swt, hati yang yakin bahwa yang telah Alloh tetapkan adalah kebaikan.
- Seringlah membaca Al qur'an, karena dalam pelajaran dan tatacara membaca Al Qur'an ada harokat Kasroh, yang cara membacanya dalah dengan melebarkan bibir, "mringis" kata orang jawa. Dengan memperbanya baca Al Qur'an, kita akan terlatih untuk tersenyum
AQIQAH DIRI SENDIRI, BY SAKINAH AQIQAH
MENG AQIQAH I DIRI KITA SENDIRI, BOLEH KAH..?
Alhamdulillah. Allohumma Sholli wa salim 'ala Nabi Muhammad saw.
Sakinah Aqiqah. Ada sahabat yang sudah dewasa bertanya kepada ayahnya, "ayah, apakah waktu kecil dulu aku sudah di Aqiqah i..?"
Sang ayah menjawab "Belum nak, dulu waktu kamu lahir, ayah berada dalam kondisi ekonomi yang kurang, jadi tidak ada biaya untuk acara Aqiqah.. Maaf ya nak.. Kamu belum ayah Aqiqah i"
Aqiqah kewajiban Orang tua, by Sakinah Aqiqah
Nah, sahabat itu bertanya kepada kami, tim Sakinah Aqiqah. "apakah boleh beraqiqah ketika sudah dewasa, dan bolehkah saya aqiqah atas nama saya sendiri..?
Maka kami menjawab "Pada dasarnya Aqiqah adalah kewajiban orang tua kepada anak, berdasarkan sebuah dalil :
Semua anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelihkan pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberikan nama." (HR. Ahmad 20722, At-Turmudzi 1605)
dan dalil :
“Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya” (HR. Bukhari no. 5472, Abu Dawud 2838)
dan Juga dalil :
“Jika seorang anak tidak diaqiqahi, maka ia tidak akan memberi syafaat kepada orang tuanya pada hari kiamat nanti.”
Hal ini menunjukkan secara kuat, bahwa tugas Aqiqah di bebankan kepada orang tuanya, walaupun tidak tertulis secara eksplisit (tertulis). tetapi terliahat dalam makna tersiratnya.
Aqiqah Juga boleh oleh Kakeknya si bayi. by Sakinah Aqiqah
Berdasarkan sebbuah Riwayat dari Aisyah RA: "Rasulullah SAW pernah ber-Aqiqah untuk Hasan dan Husain pada hari ke-7 dari kelahirannya. Beliau memberi nama dan memerintahkan supaya dihilangkan kotoran dari kepalanya (dicukur)" (Hakim).Aqiqah oleh diri sendiri, by Sakinah Aqiqah
1. Boleh
2. Tidak Wajib Aqiqah
Makan dan Minum yang Sunnah
Adab Makan dan Minum, by SAkinah Aqiqah
Alhamdulillah, wa Sholli Alaa Nabi Muhammad.
Pada tulisan kali ini, kita akan membahas beberapa adab makan yang mulai di tinggalkan kaum Muslimin, baik dalam perjamuan makan bersama, maupun saat makan sendiri.
Kami merasa perlu mengingatkan kembali, karena adab tersebut sudah mulai luntur, bahkan tidak lagi di anggap sebagai syariat yang harus di taati dalam agama ini.
Kami menulis artikel sederhana ini, pada bulan Pebruari, tanggal 21, tahun 2026. Bertepatan dengan 4 Ramadhan 1447 Hijriyah. Pada waktu ini, kita sering di pertemukan dengan perjamuan makan bersama, atau mungkin sekedar makan takjil berbuka puasa di Masjid/ Musholla, di mana para anak anak , pemuda, bahkan orang tua nya sudah meninggalkan adab adab dalam hal makan dan minum.
- Membaca Basmalah: Rasulullah SAW bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah ia menyebut nama Allah (Bismillah). Jika lupa, bacalah Bismillahi fi awwalihi wa aakhirihi." (HR. Tirmidzi).
- Menggunakan Tangan Kanan: "Apabila salah seorang di antara kalian makan, makanlah dengan tangan kanannya, dan apabila minum, minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya." (HR. Muslim).
- Makan/Minum Sambil Duduk: Nabi SAW melarang minum sambil berdiri.
- Mengambil Makanan Terdekat: Nabi SAW bersabda pada Umar bin Abi Salamah, "Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu." (HR. Bukhari & Muslim).
- Tidak Mencela Makanan: Nabi SAW tidak pernah mencela makanan. Jika suka dimakan, jika tidak suka ditinggalkan. (HR. Bukhari & Muslim).
- Tidak Berlebihan: "Tidak ada wadah yang lebih buruk yang diisi oleh manusia selain perutnya..." (HR. Tirmidzi).
- Mengakhiri dengan Hamdalah: Dianjurkan mengucap Alhamdulillah setelah selesai makan.
- Makan dari Pinggir Nampan: Keberkahan turun di tengah makanan, maka makanlah dari sisinya

