MENG AQIQAH I DIRI KITA SENDIRI, BOLEH KAH..?
Alhamdulillah. Allohumma Sholli wa salim 'ala Nabi Muhammad saw.
Sakinah Aqiqah. Ada sahabat yang sudah dewasa bertanya kepada ayahnya, "ayah, apakah waktu kecil dulu aku sudah di Aqiqah i..?"
Sang ayah menjawab "Belum nak, dulu waktu kamu lahir, ayah berada dalam kondisi ekonomi yang kurang, jadi tidak ada biaya untuk acara Aqiqah.. Maaf ya nak.. Kamu belum ayah Aqiqah i"
Nah, sahabat itu bertanya kepada kami, tim Sakinah Aqiqah. "apakah boleh beraqiqah ketika sudah dewasa, dan bolehkah saya aqiqah atas nama saya sendiri..?
Maka kami menjawab "Pada dasarnya Aqiqah adalah kewajiban orang tua kepada anak, berdasarkan sebuah dalil :
Semua anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelihkan pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberikan nama." (HR. Ahmad 20722, At-Turmudzi 1605)
dan dalil :
“Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya” (HR. Bukhari no. 5472, Abu Dawud 2838)
dan Juga dalil :
“Jika seorang anak tidak diaqiqahi, maka ia tidak akan memberi syafaat kepada orang tuanya pada hari kiamat nanti.”
Hal ini menunjukkan secara kuat, bahwa tugas Aqiqah di bebankan kepada orang tuanya, walaupun tidak tertulis secara eksplisit (tertulis). tetapi terliahat dalam makna tersiratnya.
Aqiqah Juga boleh oleh Kakeknya si bayi. by Sakinah Aqiqah
Berdasarkan sebbuah Riwayat dari Aisyah RA: "Rasulullah SAW pernah ber-Aqiqah untuk Hasan dan Husain pada hari ke-7 dari kelahirannya. Beliau memberi nama dan memerintahkan supaya dihilangkan kotoran dari kepalanya (dicukur)" (Hakim).
Aqiqah untuk diri sendiri, ketika sudah dewasa ada beberapa pendapat:
1. Boleh
Berdasarkan riwayat sbb :
Terdapat riwayat yang menunjukkan Rasulullah SAW menyembelih aqiqah untuk diri beliau sendiri saat sudah dewasa (riwayat Imam Baihaqi).
Pendapat lain menyebutkan"Seandainya aku tahu bahwa aku belum diakikahi, maka aku akan mengakikahi diriku sendiri" (HR. Ibnu Abi Syaibah).
dan Berdasarkan pendapapat Imam Asy Sy afi’i : bahwa aqiqah tetap dianjurkan walaupun diakhirkan. Namun disarankan agar tidak diakhirkan hingga usia baligh. Jika aqiqah diakhirkan hingga usia baligh, kewajiban orang tua menjadi gugur. Akan tetapi, ketika itu, anak punya pilihan, boleh mengaqiqahi dirinya sendiri atau tidak. (Shahih Fiqih Sunnah 2/383).
2. Tidak Wajib Aqiqah
Pandangan yang Tidak Mewajibkan: Sebagian ulama, seperti dalam mazhab Hanbali, berpendapat bahwa aqiqah hanya beban bagi orang tua, sehingga tidak perlu dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan jika belum dilakukan saat kecil.
berdasarkan keterangan tersebut, kami katakan "Silakan ikut pendapat yang mana, sesuai kemantaban dalil yang sudah saya paparkan, Wallohu a'lam"
Demikian uraian ini, semoga menambah Khasanah dan ilmu untuk kita amalkan .
Info dan Pemesanan Aqiqah
Tidak ada komentar :
Posting Komentar