Ayah, Hadirmu adalah segalanya dalam pandidikan Anakmu, By Sakinah Aqiqah
Sakinah Aqiqah. Dalam Islam, ayah memegang kedudukan sentral sebagai qawwam (pemimpin) yang bertanggung jawab tidak hanya atas ekonomi, tetapi juga pembinaan spiritual keluarga. Berikut adalah kewajiban utama ayah dalam mendidik anak berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis: (Tinjauan tim Sakinah Aqiqah Surabaya)
1. Menjaga dari Api Neraka (Pendidikan Tauhid)
Kewajiban utama ayah adalah memastikan keselamatan spiritual keluarga. Sesuai QS. At-Tahrim ayat 6, ayah diperintahkan untuk "menjaga diri dan keluarganya dari api neraka". Implementasinya meliputi:
- Penanaman Akidah: Mengajarkan anak mengenal Allah dan menjauhi syirik, sebagaimana teladan Luqman Al-Hakim kepada anaknya.
- Pembiasaan Ibadah: Mengajarkan anak shalat dan ibadah lainnya sejak dini.
2. Memberikan Teladan Akhlak (Role Model)
Ayah wajib menjadi figur teladan karena anak cenderung meniru perilaku ayahnya.
- Tutur Kata yang Lembut: Menggunakan panggilan kasih sayang (seperti bunayya) saat menasehati, yang menunjukkan kelembutan (tarqiq) dalam mendidik
- Integritas dan Kejujuran: Menunjukkan kepasrahan dan ketaatan kepada Allah sebagai standar moral bagi anak.
3. Memberikan Nafkah yang Halal
Mendidik anak dalam Islam dimulai dari memberikan asupan yang baik. Ayah wajib menafkahi keluarga dengan sumber yang halal, karena makanan yang haram dapat mempengaruhi karakter dan ketaatan anak.
4. Memilihkan Lingkungan dan Pendidikan yang Baik
Ayah bertanggung jawab sebagai fasilitator pendidikan anak:
- Memilih Guru dan Sekolah: Memilihkan lembaga pendidikan yang memiliki guru dengan integritas baik.
- Memberikan Nama yang Baik: Salah satu hak anak atas ayahnya adalah mendapatkan nama yang membawa doa dan identitas Islam yang kuat.
5. Membangun Kedekatan Emosional (Quality Time)
Meskipun sibuk bekerja, ayah wajib meluangkan waktu berkualitas untuk berdialog, bermain, dan mendengarkan keluh kesah anak. Kedekatan ini penting untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial anak agar tidak merasa kehilangan figur ayah (fatherless).
Dari sini, maka peran ayah dalam pendidikan tidak dapat didelegasikan sepenuhnya kepada ibu atau sekolah; ayah tetap menjadi penanggung jawab utama yang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT. Sakinah Aqiqah Surabaya
Wallohu a'lam
Tidak ada komentar :
Posting Komentar