Islam secara Kaffah, oleh Sakinah Aqiqah
Sakinah Aqiqah. Menerapkan Islam secara kaffah (menyeluruh) adalah kewajiban mutlak setiap Muslim berdasarkan QS. Al-Baqarah: 208, yang menuntut kepatuhan total pada syariat tanpa memilah-milah perintah dan larangan. Hal ini mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, hingga muamalah (ekonomi, sosial, politik), bukan hanya ibadah ritual semata.
Islam bukan sekadar agama ritual yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya (habluminallah), melainkan sebuah diin (way of life) yang sempurna dan mengatur seluruh sendi kehidupan, termasuk hubungan antarmanusia (habluminannas).
Allah SWT berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan (kaffah), dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu." (QS. Al-Baqarah: 208)
1. Makna Islam Kaffah, oleh Sakinah Aqiqah
Kaffah berarti tidak setengah-setengah. Ketaatan kepada Allah tidak boleh didasarkan pada keinginan pribadi, tetapi sepenuhnya tunduk pada hukum syariat. Banyak Muslim salah kaprah menganggap Islam hanya sebatas salat dan puasa, padahal Islam juga mengatur hukum ekonomi, sosial, dan politik.2. Mengapa Wajib Kaffah? oleh Sakinah Aqiqah
Menerapkan sebagian syariat dan membuang yang lain adalah bentuk ketidakpatuhan. Al Baqarah, ayat 208 turun untuk menegur mereka yang beriman tetapi masih ingin mempertahankan sebagian aturan lama.
Kaffah adalah Syarat Keimanan: Menerima Islam secara totalitas.
Rahmatan lil 'Alamin: Karakter Islam sebagai rahmat hanya akan terwujud jika syariah ditegakkan menyeluruh, menciptakan keadilan ekonomi dan sosial.
3. Ruang Lingkup Penerapan Kaffah, oleh Sakinah Aqiqah
Akidah & Ibadah: Mengesakan Allah dan menjalankan ibadah sesuai Sunnah.
Akhlak & Muamalah: Jujur dalam berbisnis (menjauhi riba), adil dalam memimpin, dan menjaga hubungan baik dengan sesama (habluminannas).
Kehidupan Berbangsa: menyebutkan kaffah juga relevan dalam konteks Indonesia, di mana prinsip Islam (seperti kejujuran dan kasih sayang) diwujudkan dalam kehidupan sosial dan budaya.
4. Tantangan dan Langkah Menuju Kaffah, oleh Sakinah Aqiqah
Di era modern, tantangan seperti sekularisme sering memisahkan agama dari kehidupan publik. Namun, penerapan kaffah bisa dimulai sedikit demi sedikit, seperti menanamkan kebencian terhadap riba dan memperbaiki diri secara bertahap.
Islam Kaffah dalam ber AQIQAH
Bagaimana menerapkan Islam Kaffah dalam ber Aqiqah?
Maka ikutlah cara Rosul melaksanakan Aqiqah, jangan membuat acara acara yang tidak pernah di contohkan Rosul Saw.
Mulai dari pelaksanaan aqiqahnya, misalnya. Tentukan Aqiqah tepat pada hari ke 7 nya, atau 14 , atau 21.
Jangan membuat kepercayaan yang bukan bersumber dari Rosul SAW, Misalnya "larangan memakan masakan aqiqah bagi ayah bunda yang ber Aqiqah"
Tidak ada komentar :
Posting Komentar