Belajar mendidik anak dari Nabi Ibrahim AS

Pages

Belajar mendidik anak dari Nabi Ibrahim AS

 BAGAIMANA IBRAHIM MENCONTOHKAN MENDIDIK ANAK..? (BY SAKINAH AQIQAH)



Sakinah Aqiqah. Nabi Ibrahim AS mendidik anak dengan menanamkan tauhid, kasih sayang, dialog partisipatif, dan keteladanan (uswatun hasanah). Metode pendidikannya berfokus pada ketaatan kepada Allah, melibatkan anak dalam ibadah, serta mendoakan agar keturunan menjadi shalih dan menjaga shalat. Berikut adalah metode pendidikan dan dalilnya: 

Menanamkan Tauhid dan Doa untuk Keturunan Saleh: By Sakinah Aqiqah

Dari pantauan tim Sakinah Aqiqah, Nabi Ibrahim berdoa agar anaknya taat kepada Allah dan terhindar dari penyembahan berhala.

Dalil: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim: 40).

Tim Sakinah Aqiqah juga mendapati dalam kisah Nabi Ibrahim, bahwa Ibrahim menggunakan pendekatan persuasif (dialog) saat diperintah menyembelih Ismail, memanggil dengan sapaan penuh kasih "Ya Bunayya" (wahai anakku tersayang).

Dalil: "Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!" (QS. As-Saffat: 102).

Mengajak anak membangun Ka'bah, mengajarkan tanggung jawab dan kepedulian.

Dalil: "Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail..." (QS. Al-Baqarah: 125).

Tidak melebihi cinta kepada Allah, sehingga siap mengorbankan kepentingan pribadi demi ketaatan.

Dalil: "Katakanlah: 'Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara... lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya... maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya'..." (QS. At-Tawbah: 24).

Berdoa meminta tempat tinggal yang aman dan kondusif untuk iman.

Dalil: "...Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala." (QS. Ibrahim: 35). 


Kesimpulan Oleh Tim Sakinah Aqiqah.

Pola asuh Nabi Ibrahim menekankan pentingnya komunikasi yang hangat (kelekatan) dan melibatkan anak dalam tanggung jawab spiritual. 
Semoga kita bisa meneladai Nabi Ibrahim dalam mendidik putra putri kita. Aamiin.

Wallohu A'lam

Tidak ada komentar :

Posting Komentar