Bolehkah Menunda Aqiqah dan Bagaimana dengan Hukumnya?

Bolehkah Menunda Aqiqah dan Bagaimana dengan Hukumnya?


Bolehkah Menunda Aqiqah dan Bagaimana dengan Hukumnya?

Berdasarkan pendapat jumhur ulama, hukum akikah atau aqiqah adalah sunah muakkadah. Artinya sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh setiap umat muslim, akan tetapi apabila seseorang tidak melaksanakan atau menunda karena alasan tertentu maka dia tidak akan mendapatkan dosa dan tidak mendapatkan pahala pula.
Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Amr bin Syu’aib, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ وُلِدَ لَهُ وَلَدٌ فَأَحَبَّ أَنْ يَنْسُكَ عَنْهُ فَلْيَنْسُكْ ، عَنْ الْغُلامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ ، وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ .(الحديث حسنه الألباني في صحيح أبي داود).

“Artinya : Siapa yang dikarunia seorang anak, dan dia ingin menyembelih untuknya, hendaknya dia menyembelih. Untuk anak lelaki dua kambing yang cukup. Dan untuk anak wanita satu kambing.” (Hadits dihasankan oleh Albany di Shahih Abi Dawud).

Akan tetapi seorang muslim hendaknya melaksanakan aqiqah sesuai dengan sabda Nabi SAW :

كل غلام رهين بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق رأسه ويسمى (رواه النسائي، رقم 4220 وأبو داود، رقم 2838 والترمذي، رقم  1522 وابن ماجه، رقم 3165 وصححه الألباني في صحيح أبي داود)

“Artinya : Setiap bayi tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelih untuknya pada hari ketujuh, digundul kepalanya dan diberi nama.” (HR. Nasa’i, no. 4220, Abu Daud, no. 2838, Tirmizi, no. 1522,  Ibnu Majah, 3165, dinyatakan shahih oleh Albany di Shahih Abi Dawud).

Oleh sebab itu bagi setiap muslim baiknya melaksanakan aqiqah untuk anaknya tepat waktu. Untuk menjaga inti dari ibadah akikah, maka dalam pelaksanaan aqiqah tidak bisa digantikan dengan uang (baik senilai dengan harga kambing atau lebih banyak dari itu), pakaian maupun barang pokok seperti beras yang sebenarnya lebih dibutuhkan oleh masyarakat.


Dan untuk anak yang sudah baligh namun belum diaqiqahi maka tidak gugur sunah akikah tersebut, jadi ketika bapak sudah mampu untuk melaksanakan aqiqah, maka dia dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah bagi anaknya yang belum di aqiqahi. Lalu bagaimana dengan anak yang ingin melaksanakan aqiqahnya sendiri? Ulama berbeda pendapat terkait ini, akan tetapi bagi anak yang sudah memiliki pekerjaan serta merasa mampu untuk melaksanakan aqiqah sendiri, maka diperbolehkan bagi dia untuk itu.

Sakinah Aqiqah Surabaya merupakan layanan jasa aqiqah yang mampu memenuhi kebutuhan anda yang berhubungan dengan kambing serta olahan aqiqah. Anda memiliki buah hati, jangan tunda lagi selagi Anda ada rejeki. Serahkan urusan aqiqah kepada Sakinah Aqiqah Surabaya, kami menyediakan banyak paket hemat dengan harga yang menarik. Hubungi sekarang!

CALL CENTER SAKINAH AQIQAH SURABAYA

Telkomsel      : 085 1050 200 60 / 085 1080 200 61
Indosat           : 085 6488 110 35
XL                 : 08785 333 0305

Tidak ada komentar :

Posting Komentar