Meminta Maaf.. By Sakinah Aqiqah

Pages

Meminta Maaf.. By Sakinah Aqiqah


Keutamaan Meminta Maaf, by Sakinah Aqiqah


Sakinah Aqiqah. Alhamduillah, Segala puji milik Alloh, penggenggam setiap jiwa di seluruh antero jagad raya, yang memberikan segala bentuk nikmat kepada seluruh makhluk Nya. Sholawat dan Salam senantyasa kita haturkan kepada Junjungan Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini, kita akan membicarakan tentang keutamaan meminta maaf. Kebanyakan orang akan berfikir, bahwa yang memberi maaf adalah yang paling utama, dan mengesampingkan keutamaan orang yang meminta maaf.

Dalam pandangan kami, ada beberapa keutaman dari orang yang mau meminta maaf. Berikut beberapa diantaranya yang dapat kami rangkum dalam tulisan sederhana ini :

Ketahuilah, bahwa dosa yang lahir dari seorang makhluk yang pertama adalah Sifat sombong, yang di lakukan oleh makhluk bernama Iblis. Dengan kesombongannya, akhirnya Alloh tetapkan dia masuk ke Neraka yang dia kekal di dalamnya.

Maka, Meminta maaf adalah tindakan refleksi diri yang efektif untuk menghancurkan kesombongan, karena mengakui kesalahan menuntut kerendahan hati. Sikap sombong sering kali ditandai dengan keengganan meminta maaf, enggan menerima kebenaran, dan merasa lebih baik dari orang lain.

Meminta maaf dan menjalin silaturahmi adalah wujud menyambung hati, bukan sekadar berjabat tangan. Tindakan ini meluruhkan dosa, memperpanjang umur, dan melapangkan rezeki. Penting untuk meminta maaf dengan tulus, mengakui kesalahan secara spesifik tanpa bersikap defensif, serta menjalin kembali hubungan dengan hati yang rendah.

Masih ingatkah kita tentang perselisihan antara Hasab dan Husain?
Berikut penggalan kisah nya :
Suatu ketika, terjadi kesalahpahaman kecil antara Hasan dan Husain yang menyebabkan mereka sempat tidak bertegur sapa. Dalam tradisi Islam, orang yang lebih muda sebaiknya mendatangi yang lebih tua untuk meminta maaf. Namun, karena mengetahui kemuliaan saudaranya, Husain (sang adik) justru menunggu Hasan (sang kakak) untuk datang kepadanya.
Ketika ditanya mengapa ia tidak mendatangi Hasan terlebih dahulu, Husain menjawab:
"Aku teringat sabda kakekku (Rasulullah SAW) bahwa orang yang lebih dahulu menyambung silaturahmi akan lebih dahulu masuk surga. Aku ingin kakakku, Hasan, mendapatkan kemuliaan itu."
Mendengar hal ini, Hasan segera datang menemui Husain dan mereka pun saling memaafkan dengan penuh kasih sayang. Kisah ini menjadi teladan tentang bagaimana mengutamakan kemuliaan saudara di atas ego pribadi.

Dalam sebuah hadis di nyatakan :
من كان لاخيه عنده مظلمة من عرض او شيء فليتحلله منه من قبل ان لا يكون دنار ولا درهم

Artinya:

"Barang siapa yang pernah menzalimi saudaranya dalam hal kehormatan atau sesuatu yang lain, hendaklah ia meminta maaf darinya sebelum datang hari di mana tidak ada dinar dan dirham." - (HR. Bukhari)

Hadis ini mengingatkan bahwa meminta maaf adalah kewajiban bagi orang yang telah berbuat zalim. Di hari kiamat, amal kebaikan akan diambil sebagai tebusan jika seseorang belum menyelesaikan urusannya di dunia.

Dengan meminta maaf di dunia, kita dapat meringankan hisab di akhirat dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Dalam sebuah hadis di katakan :

ما نقصت صدقة من مال، وما زاد الله عبدا بعفو، الا عزا، وما تواضع احد لله الا رفعه الله
Artinya:
"Sedekah itu tidak mengurangi harta dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat)." - (HR. Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa ketika meminta maaf dan memberi maaf justru akan menambah kemuliaan seseorang, bukan menguranginya. Seperti halnya sedekah yang tidak mengurangi harta, memberi maaf justru memperkaya jiwa dan mendatangkan kemuliaan dari Allah SWT.

Ketika kita mampu mengesampingkan ego untuk memaafkan, Allah akan mengangkat derajat kita baik di dunia maupun di akhirat.

Wallohua'lam..
Demikian sekelumit ilmu yang bisa kami bagikan, semoga Alloh ridlo dengan aktivitas kami, mendakwahkan ilmu dan syariat Nya.
Apabila ada kebenaran, maka semata mata dari Alloh
dan apabila ada salah nya kami dalam menyampaikan, semata mata dari kami probadi..

Di Bulan Syawal ini kami segenap Kru Sakinah Aqiqah mengucapkan
"MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN"
"SEMOGA ALLOH MENERIMA AMAL IBADAH KITA DI BULAN RAMADHAN"


Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035

Tidak ada komentar :

Posting Komentar